<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Willy's Corner</title>
	<atom:link href="http://willy.situshijau.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://willy.situshijau.co.id</link>
	<description>Mixing plants and computers</description>
	<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 05:02:32 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Accepting online donation</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2012/01/19/accepting-online-donation/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2012/01/19/accepting-online-donation/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 17:59:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<category><![CDATA[Website]]></category>

		<category><![CDATA[donation]]></category>

		<category><![CDATA[paypal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[For those who are working in a non-profit organization or websites, it is possible to easily accept donation online from your site.  One I found useful and easy is the PayPal donation system.  In order to get this tool, you have to be a registered PayPal user.  This implies that you need a credit card [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>For those who are working in a non-profit organization or websites, it is possible to easily accept donation online from your site.  One I found useful and easy is the PayPal donation system.  In order to get this tool, you have to be a registered PayPal user.  This implies that you need a credit card to be a verified PayPal member.</p>
<p>Next, you must upgrade your PayPal account from Personal to Premier or Business to accept donation.  I have tried Premier account.</p>
<p>Building a donation button is relatively simple.  Search Google for &#8220;paypal donation&#8221;, then the topmost result could guide you to the relevant page.  Essentialy, you just have to choose the property of the button, including text and appearance.  Besides, you could set some advanced settings, including which page would appear after a person send a donation.  After that, you could just copy and paste the provided script to your web page.</p>
<p>Have fun!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2012/01/19/accepting-online-donation/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Ulang Tahun, Quantain Computer</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2011/08/14/selamat-ulang-tahun-quantain-computer/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2011/08/14/selamat-ulang-tahun-quantain-computer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 13:35:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 15 Agustus 1994, hampir tujuh belas tahun yang lalu, sebuah nota kesepakatan ditandatangani oleh pimpinan perusahaan InterAccess dan AuraVisor.  Keduanya sepakat menggabungkan perusahaannya menjadi satu, yang diberi nama Quantain CompLabs Corp.  Masing-masing pendiri menjabat sebagai Presiden Direktur I dan II.
Tidak ada yang aneh, sepertinya, karena mendirikan perusahaan itu hal yang biasa.  Yang unik, surat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 15 Agustus 1994, hampir tujuh belas tahun yang lalu, sebuah nota kesepakatan ditandatangani oleh pimpinan perusahaan InterAccess dan AuraVisor.  Keduanya sepakat menggabungkan perusahaannya menjadi satu, yang diberi nama Quantain CompLabs Corp.  Masing-masing pendiri menjabat sebagai Presiden Direktur I dan II.</p>
<p>Tidak ada yang aneh, sepertinya, karena mendirikan perusahaan itu hal yang biasa.  Yang unik, surat itu saya tandatangani bersama Ridwan ketika kami masih di SMA.</p>
<p><span id="more-400"></span></p>
<p>Hobi kami yang sama, menyelami komputer, mengantarkan kami memulai suatu visi besar.  Memiliki sebuah perusahaan komputer.  Pada awalnya lebih memfokuskan di bidang <em>software</em>, dan kemudian juga menangani <em>hardware</em>.  Beberapa waktu berselang, kami menjadi suatu tim yang <em>cool</em>, didukung oleh Rahman, Ari, Dani (alm), Eru, Jimmy, dan Chrisye.  Rapat perusahaan berlangsung salah satunya di sekretariat Kelompok Ilmiah Remaja - KIR SMANSA.</p>
<p>Sejak bulan Maret tahun 1995 kami mengenal pusat penjualan komputer di Glodok Plaza dan Orion Plaza, Jakarta, dan menyadari adanya selisih harga yang cukup signifikan antara Jakarta-Bogor.  Di situ kami melihat peluang bisnis <em>hardware</em>, idenya mengandalkan pelanggan dari Bogor dan mengambil margin Bogor-Jakarta sebagai keuntungannya.</p>
<p>Pada mulanya, kami belum punya pengalaman merakit komputer. Awal dari penyelaman ke dunia perakitan adalah ketika Jimmy berhasil meng-<em>upgrade</em> komputernya sendiri dari 386 ke 486.  Sejak saat itu teman-teman yang lain mulai belajar.  Saya yang tadinya ingin fokus di bidang <em>software</em>, akhirnya ketularan juga.</p>
<p>Salah satu <em>gathering</em> Quantain yang tak terlupakan bagi saya adalah di tanggal 23-24 (?) Desember 1995, menginap di rumah Rahman.  Rasa stress karena mendapat nilai jelek di salah satu ulangan akhir semester menguap begitu saja.  Hampir semua personil Quantain ada di sana.  Kami menonton film di laser disc karena saat itu video CD belum ada, atau masih sangat jarang.  Semua rekan Quantain yang mengingat momen itu pasti tersenyum.</p>
<p>Beberapa lama berselang setelah kami masuk ke perguruan tinggi, nama perusahaan diganti menjadi Quantain Computer.  Personilnya menjadi berenam, tanpa Jimmy dan Chrisye.  Itu mungkin karena kami terpisah kampus.</p>
<p>Order-order dari lingkungan kampus secara perlahan mulai berdatangan.  Salah satu yang saya ingat adalah merakit komputer salah seorang dosen IPB.  Spesifikasi Pentium I dengan RAM 16 Mb tergolong <em>wah</em> ketika itu.</p>
<p>Belakangan, dua rekan terbaik, Dani (alm) dan Eru, mengundurkan diri karena kesibukan mereka.  Personil Quantain menjadi empat orang.</p>
<p>Di tahun 1996, Glodok dan Orion Plaza dibakar saat kerusuhan 27 Juli, dan tentu membuat saya sedih.  Namun beberapa waktu berselang, kami tahu bahwa toko yang biasa kami kunjungi berpindah ke Gajah Mada Plaza.  Beberapa waktu kemudian, dibukalah pusat komputer Dusit Mangga Dua, dan itu yang akhirnya menjadi &#8220;pengganti&#8221; Glodok dan Orion buat kami.</p>
<p>Salah satu order besar, menurut ukuran kami, yang pernah dikerjakan adalah merakit tiga (atau empat, saya lupa) buah komputer untuk perusahaan ayahnya Ridwan - alm.  Setelah komponen-komponen komputer dibeli di Jakarta, komputer-komputer itu dirakit di rumah Ridwan.  Saya ingat pada awalnya komputer-komputer itu tidak bisa <em>nyala</em> dan teman2 membawa <em>motherboad</em>nya kembali ke Jakarta.  Ternyata hanya ada sebuah <em>jumper</em> di <em>motherboard</em> yang perlu dipindah&#8230; hehe&#8230; itulah salah satu yang menambah selapis demi selapis pengalaman kami.  Akhirnya komputer-komputer itu selesai dirakit dan dibawa ke Cikampek untuk dipasang langsung di kantor perusahaannya.</p>
<p>Kurs dollar yang meningkat tajam dari sekitar Rp. 5.000,-/USD di akhir tahun 1997 menjadi lebih dari Rp. 15.000,- di menjelang akhir Januari 1998 (seasite.niu.edu) tak pelak lagi menggoyang bisnis komputer.  Dusit menjadi agak sepi ketika itu.</p>
<p><em>Alhamdulillah, </em>itu tidak berlangsung terlalu lama.</p>
<p>Dunia mahasiswa dipenuhi dengan tugas-tugas membuat makalah, menulis laporan, skripsi, dan sejenisnya.  Rental komputer bermunculan di sekitar Kampus IPB Baranangsiang.  Bisnis itu sangat menarik, tapi di atas kertas Quantain tidak punya uang cukup untuk menyewa tempat dan membeli komputer-komputer dan perlengkapannya untuk membuat sebuah rental komputer.</p>
<p>Keinginan yang kuat disertai kenekatan mengantarkan kami menyewa sebuah tempat untuk rental komputer, masih di lingkungan kampus tapi memang agak jauh.  Kami berempat patungan sejumlah uang hingga terkumpul sekitar Rp. 3 juta, seingat saya, untuk membayar sewa tempat, membeli printer, dan beberapa perlengkapan.</p>
<p>Bagaimana komputernya? <em>Well</em>, kami masing-masing membawa sebuah komputer dari rumah kami untuk rental itu.</p>
<p>Akhirnya rental itu benar-benar dibuka dan berjalan.  Quantain Computer eksis menjadi sebuah perusahaan yang tadinya berbasis di rumah salah seorang diantara kami, akhirnya punya tempat yang ada plang-nya: QC Rental.</p>
<p>Bersama Asep dan Nendra, rental itu hidup sekitar satu tahun.  Pindahnya kampus IPB ke Darmaga membuat kami melirik kemungkinan untuk pindah juga, dan pada akhirnya kita pindah ke lokasi yang sangat strategis di daerah Babakan Raya, Darmaga dengan nama Orion Computer.  Ridwan menerapkan sistem akuntansi yang profesional saat itu.</p>
<p>Beberapa waktu berselang, kesibukan diantara kami berempat membuat rental kurang mendapat perhatian, dan akhirnya diserahkan kepada seorang teman untuk melanjutkannya.  Dari situ saya belajar bahwa manajemen yang kuat sangat berpengaruh pada kelangsungan usaha.  Quantain sendiri tetap eksis dengan nama Quantain Group, dan walaupun kami makin jarang bertemu dan tidak memiliki bisnis bersama lagi hingga saat ini, grup itu belum pernah dibubarkan.</p>
<p>Tiga orang rekan saya menjalani kehidupannya dengan mapan.  Ridwan sekarang menangani bisnis internet dengan omzet mencapai ribuan dolar.  Rahman menjadi dosen tetap di bidang manajemen informatika.  Ari menjadi peneliti dan sekaligus direktur sebuah lembaga konsultan.</p>
<p>Semua dari kami tidak lepas dari komputer.</p>
<p>Saya pribadi merasa berhutang sangat banyak pada Quantain.  Kemampuan <em>hardware</em>, termasuk pengalaman merakit dan memperbaiki puluhan komputer, dan penguasaan bahasa pemrograman, sulit saya bayangkan untuk bisa dimiliki kalau sekiranya saya tidak berinteraksi bersama teman-teman di Quantain dan penasihat informalnya, Rofiq.</p>
<p>Selamat ulang tahun, Quantain Computer.</p>
<p style="text-align: right;">CIMMYT, El-Batan - Mexico<br />
14 Agustus 2011</p>
<p style="text-align: right;">
<hr />Dari Ridwan:</p>
<p><em>Makasih wil udah menceritakan urutan nostalgia yang indah yang merupakan awal dari perjalanan kita meraih impiam.</em></p>
<p><em>Mempunyai bisnis di bidang komputer adalah impian kita dari dulu dimana dulu berharap Quantain akan mengalahkan Microsoft dan Bill Gates hehehee. alhamdulillah kita masing2 masih engga lepas dari bidang itu. Buktinya saya dari pagi sampe malem, nempel terus sama PC atau laptop&#8230;hehehe.</em></p>
<p><em>Mudah2an kedapannya kita bisa membangkitkan lagi nama Quantain Group ya will, sebenarnya banyak hal yang bisa kita lakuin bareng. tapi mungkin sekarang.. kita belum bertemu di persimpangan jalan.</em></p>
<p><em>Insya Allah, hal yang dulu dimulai dengan baik akan menjadi hal yang baik juga kedepannya..</em></p>
<p><em>Jangan bosen ngingetin kita terus ya will. Maju terus Quantain Group.</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<hr />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2011/08/14/selamat-ulang-tahun-quantain-computer/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sound Blaster - Sebuah Perjalanan</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2011/08/03/sound-blaster-sebuah-perjalanan/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2011/08/03/sound-blaster-sebuah-perjalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 17:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Rekan-rekan yang sempat merasakan manisnya menggunakan komputer di tahun 1990-an dan sebelumnya tentu akan memandang sebuah sound card (kartu suara) dari sudut pandang berbeda dari kebanyakan orang yang mulai menggunakan komputer saat ini.  Komputer jaman dulu umumnya tidak punya sound card; hanya mengeluarkan bunyi-bunyian melalui suatu speaker kecil di dalam komputer (disebut &#8220;PC Speaker&#8220;) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rekan-rekan yang sempat merasakan manisnya menggunakan komputer di tahun 1990-an dan sebelumnya tentu akan memandang sebuah <em>sound card </em>(kartu suara) dari sudut pandang berbeda dari kebanyakan orang yang mulai menggunakan komputer saat ini.  Komputer jaman dulu umumnya tidak punya <em>sound card</em>; hanya mengeluarkan bunyi-bunyian melalui suatu speaker kecil di dalam komputer (disebut &#8220;<a href="http://channel9.msdn.com/Blogs/LarryLarsen/Case-of-the-Missing-PC-Speaker-Beep-in-x64-Win7">PC Speaker</a>&#8220;) berdiameter kurang dari 6 cm.  Untuk main game Digger atau Double Dragon, itu dirasa sudah cukup.</p>
<p><span id="more-355"></span></p>
<p>Meskipun demikian, keinginan untuk mengeluarkan suara lebih bagus kerap mendorong saya waktu itu.  Hingga tanggal 1 Maret 1995, saya diajak Ridwan dan ayahnya (almarhum; semoga Allah SWT memberinya tempat terbaik, amin), ke Glodok Plaza di Jakarta.  Akhirnya saya memutuskan membeli kartu suara <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sound_Blaster_16">Sound Blaster 16</a>.</p>
<p>Tugas berikutnya adalah memasang kartu suara tersebut di slot ISA 16-bit yang terletak pada motherboard komputer 386SX-33MHz saya.  Bertiga, bersama Ridwan dan Rofiq, kami mencurahkan perhatian untuk peristiwa bersejarah itu: menancapkan <em>card</em> pada slot untuk pertama kalinya.  Saya suka tertawa dalam hati mengingat saya mencoba menggunakan bantuan penggaris untuk menancapkan <em>card</em> itu.</p>
<p>Alhasil, keluarlah bunyi-bunyian &#8220;lain&#8221; dari komputer itu.  Suara alunan instrumen MIDI tentu tidak asing bagi setiap orang seperti halnya musik instrumentalia lainnya.  Namun, waktu saya mendengarnya lewat komputer saat itu&#8230; wow!!</p>
<p>Beberapa waktu berselang, saya buat mic keren dengan menggunakan <a href="http://fulltronic-component-co.tradenote.net/images/users/000/291/705/products_images/740620.jpg">condenser mic</a> yang ditaruh di ujung tutup pulpen Boxy.  Dengan menghubungkan mic tersebut ke dalam <em>mic port</em> yang ada di <em>sound card</em>, saya berhasil merekam permainan gitar Romance d&#8217;Amour ke hard disk dalam format WAV.  Sayang karena hard disk-nya masih berukuran 80 MB (bukan 80 GB, apalagi 800 GB), rekaman itu terpaksa dikorbankan karena memakan ruang hard disk lebih dari 10MB, seingat saya.  Format MP3 belum ada waktu itu, sehingga saya tidak bisa mengkompresnya.</p>
<p>Dengan berjalannya waktu dan keluarnya merk-merk <em>sound card</em> lainnya (Sound Blaster &#8220;compatible&#8221;), saya merasa memang produk Sound Blaster masih lebih bagus, terutama kemampuannya mengeluarkan suara bass dan treble yang oke.</p>
<p>Pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan slot ISA semakin jarang tersedia di motherboard-motherboard keluaran 1999-an, dan digantikan popularitasnya oleh slot PCI.  Sound Blaster mengeluarkan versi terbarunya sekitar tahun itu, dinamakan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sound_Blaster_Live!">Sound Blaster Live!</a>, yang berbentuk PCI card.  Karena penasaran dan setelah berpikir lama, akhirnya tidak tahan juga untuk membeli Sound Blaster Live! Value - suatu versi yang lebih murah.  Seingat saya, <em>card</em> itu saya pasang ke motherboard Asus yang berprosesor AMD K6/2-500 MHz.  Tentu tidak pakai penggaris lagi.</p>
<p>Sound Blaster Live sangat &#8220;wah&#8221; saat itu.  Disamping bass dan treble yang saya cari, ada juga &#8220;<em>environmental effects</em>&#8221; yang disediakan, sehingga musik bisa disetel dengan menggunakan efek seolah-olah kita berada di teater, gedung konser, dan sebagainya.</p>
<p>Hingga pada tahun 2002-an, <em>sound card</em> itu tiba-tiba mati entah kenapa.  Sejak itu, saya tidak punya Sound Blaster lagi hingga sekitar sembilan tahun kemudian.</p>
<p>Saat musim dingin beberapa bulan yang lalu, di pinggir sebuah tempat sampah di kompleks apartemen Eagle Heights, Madison, saya melihat ada beberapa komputer yang sudah tidak digunakan lagi oleh pemiliknya.  Sebagai seorang teknisi komputer (dimanapun saya berada, hehe), saya hampiri komputer-komputer itu.</p>
<p>Sering saya merasa sayang - di sini beberapa kali saya menemukan komputer berprosesor Pentium IV tidak digunakan lagi oleh pemiliknya.  Hanya perlu diperbaiki sedikit, dan jadilah komputer yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari.</p>
<p>Saya bawa komputer-komputer itu ke apartemen saya dan saya buka; salah satunya berisi Sound Blaster Live <em>card</em>.  Aha!</p>
<p>Setelah me-rekonfigurasi salah satu komputer itu (copot sana - pasang sini), dan menginstall ulang Windows, akhirnya keluarlah dentuman bass dan rincingan treble dari speaker Harman-Kordon 2.1 bekas berharga 11 dolar.</p>
<p>Kerinduan itu tidak lama.  Komputer-komputer bekas dirasa memenuhi pikiran, sehingga harus didistribusikan ke tempat yang membutuhkan.  Saya lihat ada suatu tempat yang memerlukan komputer, dan sekitar seminggu yang lalu saya bawa satu ke sana.  Hati sempat bimbang juga untuk mencabut Sound Blaster <em>card</em> itu sebelum komputernya diberikan.  Tapi, ah, berikan saja yang baik yang saya punya.</p>
<p>Setelah komputer itu diberikan, hati ini kadang menyesal mengapa tidak mencabut <em>sound card</em> itu dulu, hehehe&#8230; ada-ada saja.</p>
<p>Sampai di hari pertama Ramadhan 1432 H, sepulang sholat subuh, ada komputer tua tergeletak di pinggir tempat sampah.  Kalau <em>casing-</em>nya hitam, biasanya agak lebih baru - berprosesor Pentium III atau 4.  Tapi ini warnanya putih, jadi harusnya lebih tua lagi.  Benar saja, setelah dibuka, itu Pentium II.</p>
<p>Tapi, di dalamnya ada Sound Blaster Live.</p>
<p>Saya tersenyum.  Ada berapa komputer di Eagle Heights yang menggunakan Sound Blaster Live? sangat sedikit, karena itu <em>card</em> tua. Ada berapa dari komputer-komputer itu yang dibuang? lebih sedikit dari sangat sedikit.  Ada berapa diantara komputer-komputer yang dibuang itu saya kebetulan melihatnya? lebih sedikit lagi.  Kalau pertanyaannya, seberapa sering saya menghampiri komputer yang saya lihat dibuang, nah ini baru <em>hampir selalu</em>, hehe&#8230;</p>
<p>Saya mengajak diri saya dan rekan-rekan mengingat ayat Allah SWT - &#8220;<em>Barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya</em>&#8221; (QS. Saba’: 39).</p>
<p>Persahabatan saya dengan Sound Blaster lebih dari 15 tahun, terasa singkat namun ternyata lama juga.  Sepintas hanyalah sebuah kartu suara - yang sangat biasa dan tidak terlalu diperhatikan lagi saat ini karena komputer umumnya menggunakan <em>sound chip</em> terintegrasi di motherboard.  Namun, bagi saya, pengalaman dengan benda-benda komputer kadang memiliki arti lebih jauh dari nilai benda itu sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2011/08/03/sound-blaster-sebuah-perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Free CSS template for your website</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/16/free-css-template-for-your-website/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/16/free-css-template-for-your-website/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 02:58:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Website]]></category>

		<category><![CDATA[css template]]></category>

		<category><![CDATA[web design]]></category>

		<category><![CDATA[web template]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Somehow it is difficult to gather an idea to have an exciting look for our website.  Instead of using a content management system like WordPress, Drupal, or Joomla, perhaps we wish to have a home-made website engine.  In this case, a CSS template would be pretty much helpful; as we can put our [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Somehow it is difficult to gather an idea to have an exciting look for our website.  Instead of using a content management system like WordPress, Drupal, or Joomla, perhaps we wish to have a home-made website engine.  In this case, a CSS template would be pretty much helpful; as we can put our concentration in developing the content management application rather than dressing up the site.</p>
<p>There are some websites provide free XHTML/CSS templates. I found that free-css[dot]com, freecsstemplates[dot]org are good places to start. They provides a lot of free templates options. In addition, styleshout[dot]com also provides a bunch of free templates instead of some exciting premium templates. However, if you have already have a WordPress website, I found some good WordPress templates at blogohblog[dot]com.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/16/free-css-template-for-your-website/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial HTML</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/13/tutorial-html/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/13/tutorial-html/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 21:19:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<category><![CDATA[HTML]]></category>

		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>

		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[HTML (HyperText Markup Language) adalah bahasa yang digunakan untuk membuat halaman web. File-file HTML pada umumnya memiliki ekstensi (akhiran) .htm atau .html dan diproses di sisi client (client-side).  Artinya, kode-kode (tepatnya disebut tag-tag) HTML yang ada di dalam file itu diterjemahkan menjadi tampilan halaman web oleh perangkat lunak penjelajah web (web-browser).  Beberapa web-browser [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>HTML (HyperText Markup Language) adalah bahasa yang digunakan untuk membuat halaman web. File-file HTML pada umumnya memiliki ekstensi (akhiran) .htm atau .html dan diproses di sisi client (client-side).  Artinya, kode-kode (tepatnya disebut tag-tag) HTML yang ada di dalam file itu diterjemahkan menjadi tampilan halaman web oleh perangkat lunak penjelajah web (web-browser).  Beberapa web-browser yang populer saat artikel ini ditulis adalah Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Internet Explorer, dan Opera. EYSNJ2B2BC8Y</p>
<p><span id="more-315"></span></p>
<p>Sebenarnya saat ini banyak perangkat lunak yang membantu kita untuk membuat halaman web dengan tampilan visual WYSIWYG (what you see is what you get).  Perangkat-perangkat lunak tersebut dikenal dengan sebutan web-authoring software.  Salah satu yang terkenal diantaranya adalah Macromedia Dreamweaver.  Program tersebut memungkinkan kita membuat halaman web tanpa harus mengetahui dan menuliskan tag-tag HTMLnya.</p>
<p>Lalu mengapa kita belajar HTML?  Saya sebutkan dua alasan yang penting. Pertama, pengetahuan HTML sangat bermanfaat jika Anda berminat menjadi seorang pemogram web (web-programmer), dimana Anda dapat mengintegrasikan tag-tag HTML dengan kode-kode program yang Anda buat (jika tertarik, lihat Tutorial PHP &amp; MySQL yang terdapat di website willy.situshijau.co.id).  Kedua, Anda akan dapat mengerti proses “dari tag HTML menuju tampilan halaman web” sehingga dapat memodifikasi bagian-bagian dari halaman web yang Anda buat tanpa harus tergantung pada web-authoring software.</p>
<p>Download: <a href="http://willy.situshijau.co.id/downloads/tutorial-html-2">Tutorial HTML</a> (1600)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/13/tutorial-html/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Melon Pollination and Breeding</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/12/melon-pollination-and-breeding/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/12/melon-pollination-and-breeding/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 16:13:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Plant Breeding]]></category>

		<category><![CDATA[hybrid melon]]></category>

		<category><![CDATA[melon breeding]]></category>

		<category><![CDATA[pollination]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Presented in the Plant Breeding and Plant Genetics Seminar - UW Madison, Spring 2010.
ABSTRACT. Melon (Cucumis melo L.) is a species that has the greatest genetic diversity within Cucurbitaceae family, thus giving an opportunity for plant breeders to develop improved varieties. Among more than five botanical varieties, C. melo var cantalupensis and C. melo var [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Presented in the Plant Breeding and Plant Genetics Seminar - UW Madison, Spring 2010.</p>
<p>ABSTRACT. Melon (<em>Cucumis melo</em> L.) is a species that has the greatest genetic diversity within Cucurbitaceae family, thus giving an opportunity for plant breeders to develop improved varieties. Among more than five botanical varieties, <em>C. melo</em> var cantalupensis and <em>C. melo</em> var inodorus are widely known in the US as cantaloupe and winter melon, respectively. Melon is a cross pollinated species, in which most of pollination events are performed by bees. Therefore, F1 hybrids are the most common varieties could be found in the market today. My presentation will cover some principles of hybrid melon breeding for better fruit quality, including the use of pedigree method in the development of inbred lines. Some important breeding features like inbreeding depression and heterosis will also be discussed. Besides, it will be of interest to understand the response of a melon cultivar to pollination method by bumble bees and honey bees. In brief, breeding objectives, important qualitative and quantitative characteristics, gene flow, and field cultivation technique will also be presented.</p>
<p>Download: <a href="http://willy.situshijau.co.id/downloads/melon-pollination-and-breeding">Melon Pollination and Breeding (PPT Handout)</a> (539)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/12/melon-pollination-and-breeding/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Running Your Own PHP Scripts in Joomla</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/08/running-your-own-php-scripts-in-joomla/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/08/running-your-own-php-scripts-in-joomla/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 17:16:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<category><![CDATA[Joomla file manager]]></category>

		<category><![CDATA[Joomla PHP script]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[If you a website builder, you are likely to be familiar with Joomla.  It is a content management system (CMS) that enable us to build a database driven website with in a few hours.  Undoubtedly, it is one of the most famous CMS available right now.  However, web programmers might have an important question: how [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>If you a website builder, you are likely to be familiar with Joomla.  It is a content management system (CMS) that enable us to build a database driven website with in a few hours.  Undoubtedly, it is one of the most famous CMS available right now.  However, web programmers might have an important question: how to integrate our own php program into the Joomla page?  If we can do it, not only we get benefits using the Joomla engine for article posting, menu organizing, theme changing, etc, but also we can have our own PHP and MySQL application in that website!</p>
<p>Searching a little bit, I found a Joomla extension for this purpose called &#8220;PHP by FWD&#8221;.  Interestingly, this extension has a high rate: about 4.5 of 5 stars.  I downloaded that extension and simply follow the instruction provided beyond the &#8220;Documentation&#8221; button given.  It was really worth trying.  The extension enable us to run our php files simply by uploading the php files into the &#8216;extensions/com_php/files&#8217; directory.  Another good thing is that we can assign a menu item for any own PHP files!  Not only supporting PHP, but it also supports HTML tags, obviously.  Connecting to the MySQL database could be done as usual, using a small connect.inc.php file or so.</p>
<p><span id="more-277"></span></p>
<p>However, in my experience, I faced another problem that the &#8217;extensions/com_php/files&#8217;  directory is not writeable (it means you cannot put files into it), because the extension installation was done by Joomla as &#8216;wwwrun&#8217;.  As I am not the administrator of the web server, I cannot override the privilege to change its permission for public-writing.  An article suggested that I have to run the file management system in the way that Joomla did.  It meant that I have to have a Joomla &#8220;file explorer&#8221;.  Nicely, the Joomla file manager extension called &#8216;eXtplorer&#8217; will do it for you.  You can upload your php files into that assigned directory using its upload tool.  Not as easy as FTP, but it works!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/08/running-your-own-php-scripts-in-joomla/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Adding Facebook, Twitter, and Other Icons in the WordPress</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/08/adding-facebook-twitter-and-other-icons-in-the-wordpress/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/08/adding-facebook-twitter-and-other-icons-in-the-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 16:33:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Facebook icon]]></category>

		<category><![CDATA[Sociable]]></category>

		<category><![CDATA[social networking icons]]></category>

		<category><![CDATA[Twitter icon]]></category>

		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[In many blogs we see that there are small icons to link an entry (post) to a social-networking website such as Facebook, Twitter, etc.  I was wondering how to make that button available for my blog.  As I am using WordPress, I was trying to find out a kind of plugin that enable me to [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In many blogs we see that there are small icons to link an entry (post) to a social-networking website such as Facebook, Twitter, etc.  I was wondering how to make that button available for my blog.  As I am using WordPress, I was trying to find out a kind of plugin that enable me to provide such icons.  I found one interesting Plugin at the WordPress directory, called Sociable.  Please Google the &#8217;sociable plugin wordpress&#8217; if you are interested to find it.  Simply download the plugin zip file, extract, and upload the sociable folder into the wp-content/plugins directory in your web server.  Enter the WordPress control panel, click Plugins, and enable that plugin.  The Sociable option should be added in the Tools menu then.  Select that options, and you have a plenty of social-networking links to choose.  One good thing that it also has some options to link to the RSS and PDF-maker provider.  See the icons below this post as example.  Now you can make your visitors link your post almost everywhere; it means that your blog will be more renowned!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/08/adding-facebook-twitter-and-other-icons-in-the-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>WBAds - A Simple Web-Based Text Ads Management System</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/07/wbads-a-simple-web-based-text-ads-management-system/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/07/wbads-a-simple-web-based-text-ads-management-system/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 05:59:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Software]]></category>

		<category><![CDATA[Web Programming]]></category>

		<category><![CDATA[Ads Application]]></category>

		<category><![CDATA[Ads Management]]></category>

		<category><![CDATA[database application]]></category>

		<category><![CDATA[MySQL]]></category>

		<category><![CDATA[PHP & MySQL]]></category>

		<category><![CDATA[Web Application]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[I am proud to bring this application to you - WBAds. This is simply a web-based text ads management system, developed for those who want to provide a (hopefully) free website for people to post their text ads. This software was developed using PHP &#38; MySQL. I like it because it is very light. I [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I am proud to bring this application to you - WBAds. This is simply a web-based text ads management system, developed for those who want to provide a (hopefully) free website for people to post their text ads. This software was developed using PHP &amp; MySQL. I like it because it is very light. I believe it is also suitable for a PHP &amp; MySQL training purpose, as it provides basic web interaction and database operation like input, insert, output, edit, update, and delete. It shows how to implement a multi-language interface. In addition, it also implements a basic &#8220;link&#8221; between the application and the e-mail system to enable password retrieving and membership confirmation.</p>
<p>Download: <a href="http://willy.situshijau.co.id/downloads/wbads-1.0">WBAds 1.0</a> (299)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2010/06/07/wbads-a-simple-web-based-text-ads-management-system/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SleekPhotos.com is up!</title>
		<link>http://willy.situshijau.co.id/2010/03/14/sleekportalcom-is-up/</link>
		<comments>http://willy.situshijau.co.id/2010/03/14/sleekportalcom-is-up/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 02:58:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Website]]></category>

		<category><![CDATA[photo album]]></category>

		<category><![CDATA[pictures]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://willy.situshijau.co.id/2010/03/14/sleekportalcom-is-up/</guid>
		<description><![CDATA[For those who are interested in grabbing photos, a new photo album site - www.sleekphotos.com - might be fun for you.  It was created yesterday and has been loaded by some good photos.  I decided to use phpAlbum engine, because it&#8217;s quite simple to use.  With that engine, there is no database [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>For those who are interested in grabbing photos, a new photo album site - <a title="SleekPhotos.com" href="http://www.sleekphotos.com">www.sleekphotos.com</a> - might be fun for you.  It was created yesterday and has been loaded by some good photos.  I decided to use phpAlbum engine, because it&#8217;s quite simple to use.  With that engine, there is no database (DBMS) needed to run.  I guess it only use a couple of text files to store configurations.  We only simply uploaded the picture files, and then click &#8216;generated&#8217; button to update the information.  And - boom - you will get your your photo album refreshed.</p>
<p>I became interested to do some photographic things and arrange them in a form of website.  My reason is to preserve good pictures I&#8217;ve taken in a good arrangement.  Besides, I am willing to to share the photos with you.  Perhaps you are interested see what things I&#8217;m seeing right now in Madison - then you will get it.  Grab any pictures you love.  I am trying to keep the picture in the &#8216;acceptable&#8217; size, mostly on 1024&#215;768 resolution.  The size of each file is around 300 kb.  Please feel free to give me any comments for improvement.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://willy.situshijau.co.id/2010/03/14/sleekportalcom-is-up/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

